• Latest
  • Trending
  • All
  • Cerita
  • Kolom
Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

20 April 2025
Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

16 April 2025
Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

7 April 2025
Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

6 April 2025
Antisipasi Krisis Multidimensi

Antisipasi Krisis Multidimensi

5 April 2025
Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

27 Maret 2025
Kepemimpinan Dalam Kompleksitas Perubahan Sosial

Kepemimpinan Dalam Kompleksitas Perubahan Sosial

20 Maret 2025
Jangan Abai Sekolahmu

Jangan Abai Sekolahmu

19 Maret 2025
Kebencian itu..

Kebencian itu..

18 Maret 2025
Nalar Intelektual

Nalar Intelektual

17 Maret 2025
Amnesia Sejarah yang Berulang

Amnesia Sejarah yang Berulang

15 Maret 2025
Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

14 Maret 2025
Akademik (Tidak) Berintegritas

Akademik (Tidak) Berintegritas

13 Maret 2025
  • Dr. Yusdinur
  • Kontak
  • IPSE
Rabu, 28 Januari 2026
  • Home
  • Cerita
    Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

    Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

    Memupuk Jiwa Kepemimpinan

    Memupuk Jiwa Kepemimpinan

    Kegagalan Sebagai Proses Belajar

    Kegagalan Sebagai Proses Belajar

    Jika Kamu Miskin

    Jika Kamu Miskin

    Saat Takut di Udara Menyergap

    Saat Takut di Udara Menyergap

    Trending Tags

    • Climate Change
  • Kolom
    Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

    Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

    Antisipasi Krisis Multidimensi

    Antisipasi Krisis Multidimensi

    Jangan Abai Sekolahmu

    Jangan Abai Sekolahmu

    Kebencian itu..

    Kebencian itu..

    Nalar Intelektual

    Nalar Intelektual

    Amnesia Sejarah yang Berulang

    Amnesia Sejarah yang Berulang

    Akademik (Tidak) Berintegritas

    Akademik (Tidak) Berintegritas

    Dedi Mulyadi, Populisme, Dan Gebrakan Itu

    Dedi Mulyadi, Populisme, Dan Gebrakan Itu

    Banjir Kiriman Tuan

    Banjir Kiriman Tuan

    Nepotisme Itu Baik

    Nepotisme Itu Baik

    Trending Tags

  • Artikel
    • All
    • Sosial Politik
    • Tips Pembangunan
    Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

    Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

    Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

    Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

    Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

    Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

    Kepemimpinan Dalam Kompleksitas Perubahan Sosial

    Kepemimpinan Dalam Kompleksitas Perubahan Sosial

    Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

    Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

    Memulai Program Pemberdayaan Masyarakat

    Memulai Program Pemberdayaan Masyarakat

    Mimpi Perubahan dan Cita Ideal Masyarakat Madani

    Mimpi Perubahan dan Cita Ideal Masyarakat Madani

    Ayo Kreatif Menulis!

    Ayo Kreatif Menulis!

    Saat Korupsi Semakin Merajalela

    Saat Korupsi Semakin Merajalela

    Arah Gerakan Mahasiswa Pasca Orde Baru

    Arah Gerakan Mahasiswa Pasca Orde Baru

No Result
View All Result
Yusdi Blog
No Result
View All Result
Home Kolom

Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

by Yusdi
20 April 2025
in Kolom
0
Kepemimpinan dengan Kapasitas Global
518
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kolom Dr. Yusdinur

Perubahan dunia berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi informasi membuat ruang dan jarak menjadi sempit. Kehidupan kita menjadi terhubung, meskipun dengan jarak yang sangat jauh. Globalisasi era 4.0 menjadi tak terhindarkan. Dalam dunia yang semakin sempit oleh jarak dan waktu ini, kepemimpinan di pemerintahan, bisnis, dan organisasi masyarakat sipil juga harus berubah.

Tak bisa lagi seorang pemimpin hanya hebat di rumahnya sendiri, namun tak punya daya tawar di luar sana. Pemimpin era 4.0 haruslah pemimpin yang berwawasan global, punya daya tawar ide dan kemampuan intelektualitas untuk mempengaruhi perubahan dunia, serta cekatan memperbaiki semua tantangan dalam pembangunan bangsanya.

Seperti Sukarno, Hatta, dan para pendiri bangsa, seorang pemimpin dengan kapasitas global harus mempunyai senjata lengkap: kecanggihan secara intelektual, kematangan secara emosional, dan kehebatan secara teknikal.

Seorang pemimpin dengan kapasitas global harus mempunyai senjata lengkap: kecanggihan secara intelektual, kematangan secara emosional, dan kehebatan secara teknikal. Dan, satu hal yang penting adalah kemampuan berkomunikasi dengan komunitas internasional.

Berkomunikasi dengan komunitas dan pemimpin dunia bukanlah sekedar berkomunikasi cas cis sus ala kadarnya, atau sekedar hadir dalam forum-forum internasional. Berkomunikasi dengan komunitas internasional adalah berkomunikasi dengan kekuasaan (power). Bicara kekuasaan, maka yang dibutuhkan adalah the ability to influence, alias kemampuan untuk mempengaruhi.

Bagaimana kita mampu mempengaruhi komunitas internasional? Ada dua cara. Pertama, kita harus menjadi negara yang kuat dan berpengaruh secara ekonomi, politik dan teknologi. Dalam kondisi ini, suara pemimpin-pemimpin kita akan didengar di pentas dunia. Komunitas dunia berkepentingan dengan kita jika kita kuat secara ekonomi, politik, dan teknologi. Peran inilah dimainkan oleh pemimpin-pemimpin China saat ini, dimana posisi China di tingkat global menguat sangat signifikan, baik secara ekonomi, politik, dan teknologi. Sebuah posisi global di era modern yang selama ini dipegang oleh negara-negara Barat atau negara-negara yang berafiliasi dengan mereka, seperti Jepang.

Cara kedua, saat negara kita masih belum memungkinkan menjadi kuat dan hebat secara ekonomi, politik, dan teknologi, maka yang dibutuhkan adalah kualitas kepemimpinan yang luar biasa. Pemimpin-pemimpin yang punya kapasitas kepemimpinan luar biasa ini, seperti saya sampaikan di atas, setidaknya mempunyai sejumlah kompetensi utama, yakni kecanggihan secara intelektual, kematangan secara emosional, dan kehebatan secara teknikal, serta kemampuan berkomunikasi dengan komunitas global secara visioner.

Dalam kondisi negara kita sebagai negara berkembang dan belum mempunyai daya tawar lain secara global, maka kualitas kepemimpinanlah yang menentukan kita bisa berperan di level global. Sukarno adalah contoh bagus bagaimana kualitas kepemimpinannya yang luar biasa itu bisa membawa Indonesia berperan dalam forum global, meskipun Indonesia baru merdeka. Tentu saja, saya tidak sedang membandingkan Sukarno  dengan pemimpin-pemimpin kita saat ini, karena mereka hidup dalam dua kondisi dunia yang sangat berbeda.

Karena itulah, para pemimpin kita di semua tingkatan harus didorong untuk mempunyai kemampuan mempengaruhi di tingkat global, dan jangan hanya merasa besar di dalam tempurung. Kondisi ini sekaligus akan merangsang pemimpin-pemimpin lokal untuk meningkatkan kapasitas dirinya secara intelektual dan kemampuan berkomunikasi di level global. Dengan bergaul bersama komunitas gobal, akan banyak inspirasi yang bisa diperoleh untuk memperbaiki kehidupan masyarakat kita.

Kemampuan mempengaruhi (the ability to influence) ini yang perlu ditanamkan kepada generasi muda kita, sehingga mereka akan bisa berperan di kancah dunia yang lebih luas, seiring dengan semakin menyatunya komunitas dunia oleh kemajuan teknologi informasi. Bangsa ini harus bergerak ke depan untuk memperbaiki dirinya, membenahi masalah-masalah bangsa, dan sekaligus berkontribusi dalam perbaikan kehidupan masyarakat dunia.

Yang menjadi tantangan adalah bahwa di tengah kondisi illiberal democracy dalam kontestasi elektoral, apakah kita mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang visioner? Sementara realitas saat ini memperlihatkan bahwa yang muncul dalam ruang publik adalah aktor-aktor marital biologis dari jaringan keluarga politik dengan meritokrasi dan leadership rendah. Biar waktu yang menjawab. #

Tags: kepemimpinanleadership
SendShare207Tweet130
Yusdi

Yusdi

Related Posts

Antisipasi Krisis Multidimensi

Antisipasi Krisis Multidimensi

by Yusdi
5 April 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Barangkali—Presiden Prabowo sudah memperkirakan bahwa di awal pemerintahannya akan terjadi gejolak politik dan ekonomi. Bagaimanapun, berbagai kebijakan...

Jangan Abai Sekolahmu

Jangan Abai Sekolahmu

by Yusdi
19 Maret 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Di media sosial, banyak orang mempertentangkan penting tidaknya sekolah untuk mencapai sukses dan menjadi kaya. Sebagian orang...

Kebencian itu..

Kebencian itu..

by Yusdi
18 Maret 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur “If people can learn to hate, they can be taught to love” (Nelson Mandela). Entah mengapa kebencian...

Nalar Intelektual

Nalar Intelektual

by Yusdi
17 Maret 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Kita sering mendengar istilah intelektual dan kaum intelektual. Intelektual biasanya merujuk pada sebuah kondisi tentang kecerdasan dan...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

16 April 2025
Antisipasi Krisis Multidimensi

Antisipasi Krisis Multidimensi

5 April 2025
Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

Mentalitas Korupsi Sejak di Sekolah

14 Maret 2025
Konflik Politik dan Pembelahan Sosial: Tinjauan Teoritis

Konflik Politik dan Pembelahan Sosial: Tinjauan Teoritis

0
Pembelahan Sosial Pada Periode Awal Kemerdekaan

Pembelahan Sosial Pada Periode Awal Kemerdekaan

0
Masyarakat Baik

Masyarakat Baik

0
Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

Kepemimpinan dengan Kapasitas Global

20 April 2025
Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

Kekuasaan, Oligarkhi Dan Masa Depan Demokrasi Kita

16 April 2025
Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

7 April 2025
Yusdi Blog

Copyright ©2025 Yusdi Centre

Tentang

  • Dr. Yusdinur
  • Kontak
  • IPSE

Medsos

No Result
View All Result
  • Home
  • Cerita
  • Kolom
  • Artikel
    • Sosial Politik
    • Tips Pembangunan
  • Dr. Yusdinur

Copyright ©2025 Yusdi Centre