• Latest
  • Trending
  • All
  • Cerita
  • Kolom
Nalar Intelektual

Nalar Intelektual

17 March 2025
Transforming Users into Guardians: The Role of Digital Literacy among Youth in Breaking the Chain of Trafficking in Persons

Transforming Users into Guardians: The Role of Digital Literacy among Youth in Breaking the Chain of Trafficking in Persons

18 March 2026
Synergistic Multi-Sector Strategies in Combating Trafficking in Persons: Identifying Key Determinants and Prevention Mechanisms for Youth At Risk

Synergistic Multi-Sector Strategies in Combating Trafficking in Persons: Identifying Key Determinants and Prevention Mechanisms for Youth At Risk

16 March 2026
Dilema Modernitas: Pudarnya Jejak Kearifan Lokal di Tanah Nusantara

Dilema Modernitas: Pudarnya Jejak Kearifan Lokal di Tanah Nusantara

2 February 2026
Nature-based Solutions (NBS) untuk Krisis Iklim

Nature-based Solutions (NBS) untuk Krisis Iklim

12 December 2025
Etika Global, Mimpi Perubahan dan Cita Ideal Masyarakat Madani

Etika Global, Mimpi Perubahan dan Cita Ideal Masyarakat Madani

1 September 2025
Modernitas, Kemunduran Peradaban, dan Tantangan Ummat

Modernitas, Kemunduran Peradaban, dan Tantangan Ummat

20 July 2025
Tantangan Transisi Energi untuk Mitigasi Iklim

Tantangan Transisi Energi untuk Mitigasi Iklim

25 June 2025
Arah Agenda Politik Kehutanan Pasca Orde Baru

Arah Agenda Politik Kehutanan Pasca Orde Baru

16 June 2025
Kepemimpinan Global

Kepemimpinan Global

20 April 2025
Adaptasi Iklim: Wacana Elit dan Kearifan Lokal

Adaptasi Iklim: Wacana Elit dan Kearifan Lokal

11 April 2025
Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

Kapasitas Korporasi dalam Transformasi Konflik Sosial

7 April 2025
Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

Aktivis, Pejuang Reformasi, Lantas IP Nol

6 April 2025
  • About Blog
  • Dr. Yusdinur
  • Email
Wednesday, 3 June 2026
No Result
View All Result
Blog Dr. Yusdinur
No Result
View All Result
Home Kolom

Nalar Intelektual

by Yusdi
17 March 2025
in Kolom
0
Nalar Intelektual
508
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kolom Dr. Yusdinur

Kita sering mendengar istilah intelektual dan kaum intelektual. Intelektual biasanya merujuk pada sebuah kondisi tentang kecerdasan dan kemampuan berfikir tinggi berbasis ilmu pengetahuan. Intelektual juga berkaitan erat dengan nalar, kebijaksanaan, dan kesadaran tentang sesuatu yang lebih baik.

Jika kita merujuk pada terjemahan tersebut, maka kaum intelektual merupakan aktor dalam masyarakat yang mempunyai kecerdasan dan kemampuan berfikir tinggi berbasis ilmu pengetahuan. Kaum intelektual juga adalah mereka yang mempunyai nalar, kebijaksanaan, dan kesadaran untuk memperbaiki kondisi masyarakatnya ke arah yang lebih baik.

Dengan demikian, kaum intelektual bisa melekat pada siapa saja. Mereka bisa lahir dari universitas, NGO, partai politik, sektor bisnis, dan birokrasi. Namun, kaum intelektual biasanya lebih banyak lahir dan berkembang dari pusat-pusat ilmu pengetahuan. Mengapa? Karena, kondisi sosiologis biasanya memampukan (enabling) kaum intelektual lahir dan berkembang dari arena ini, dibandingkan arena lain yang cenderung bersifat constraining.

Di sisi berbeda, kita juga sering mendengar istilah pengkhianatan intelektual, intelektual tukang, pelacuran intelektual, dan sebagainya. Istilah-istilah ini tentu saja berkonotasi negatif, yang merujuk pada kondisi dimana sebagian kaum intelektual tidak menjalankan fungsinya dengan baik, bahkan menggunakan kecerdasan dan kemampuan berfikir tinggi yang dimilikinya untuk “merusak” tatanan sosial dalam masyarakat.

Mengapa sebagian kaum intelektual sampai berbuat “jahat” dan “berkhianat” kepada masyarakatnya? Bukahkah tugas mereka seharusnya menjadi suluh dan penerang dalam masyarakat?

Tidak mudah menjawabnya. Tekanan politik, ambisi pribadi, disorientasi sosial, dan dinamika sosial-politik yang cenderung memarjinalkan peran kaum intelektual, biasanya membuat sebagian mereka mencoba mempertahankan “ketidakbenaran” untuk tetap eksis dalam arena.

Di titik inilah, kaum intelektual menghadapi dilema: memadamkan suluh atau tetap menjadi penerang meskipun badai menerjang. Sebagai suluh dan penerang dalam masyarakat, posisi kaum intelektual seharusnya selalu berpegang teguh pada kebenaran. Kebenaran apa? Kebenaran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kebaikan universal, bukan kebenaran berbasis kepentingan primordial.

Sebagai suluh, saat berhadapan dengan kekuasaan politik yang korup dan despotik, kaum intelektual harus tetap mengedepankan kemampuan nalar dan kebijaksanaan berbasis nilai-nilai universal dan ilmu pengetahuan.

Karena itu, jika kekuasaan politik berjalan sesuai dengan konstitusi dan cita-cita bersama, maka dukung dan pujilah ia.

Namun, jika kekuasaan politik berjalan keluar dari konstitusi dan cita-cita bersama, maka kaum intelektual perlu meluruskannya, dengan nalar, ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. (Depok, Maret 2025)

Tags: intelektualpengkhianatan intelektual
SendShare203Tweet127
Yusdi

Yusdi

Related Posts

Kepemimpinan Global

Kepemimpinan Global

by Yusdi
20 April 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Perubahan dunia berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi informasi membuat ruang dan jarak menjadi sempit. Kehidupan kita menjadi...

Jangan Abai Sekolahmu

Jangan Abai Sekolahmu

by Yusdi
19 March 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Di media sosial, banyak orang mempertentangkan penting tidaknya sekolah untuk mencapai sukses dan menjadi kaya. Sebagian orang...

Kebencian itu..

Kebencian itu..

by Yusdi
18 March 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur “If people can learn to hate, they can be taught to love” (Nelson Mandela). Entah mengapa kebencian...

Masyarakat Baik

Masyarakat Baik

by Yusdi
6 February 2025
0

Kolom Dr. Yusdinur Masyarakat baik (good society) adalah gambaran ideal tentang sebuah masyarakat. Ia merupakan bentuk masyarakat yang dicita-citakan. Dalam...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Modernitas, Kemunduran Peradaban, dan Tantangan Ummat

Modernitas, Kemunduran Peradaban, dan Tantangan Ummat

20 July 2025
Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

Gerakan Mahasiswa: Dari Cordoba, Tiananmen, dan Reformasi 98

27 March 2025
Kepemimpinan Global

Kepemimpinan Global

20 April 2025
Konflik Politik dan Pembelahan Sosial: Tinjauan Teoritis

Konflik Politik dan Pembelahan Sosial: Tinjauan Teoritis

0
Pembelahan Sosial Pada Periode Awal Kemerdekaan

Pembelahan Sosial Pada Periode Awal Kemerdekaan

0
Masyarakat Baik

Masyarakat Baik

0
Transforming Users into Guardians: The Role of Digital Literacy among Youth in Breaking the Chain of Trafficking in Persons

Transforming Users into Guardians: The Role of Digital Literacy among Youth in Breaking the Chain of Trafficking in Persons

18 March 2026
Synergistic Multi-Sector Strategies in Combating Trafficking in Persons: Identifying Key Determinants and Prevention Mechanisms for Youth At Risk

Synergistic Multi-Sector Strategies in Combating Trafficking in Persons: Identifying Key Determinants and Prevention Mechanisms for Youth At Risk

16 March 2026
Dilema Modernitas: Pudarnya Jejak Kearifan Lokal di Tanah Nusantara

Dilema Modernitas: Pudarnya Jejak Kearifan Lokal di Tanah Nusantara

2 February 2026
Blog Dr. Yusdinur

Copyright ©2026

Tentang

  • About Blog
  • Dr. Yusdinur
  • Email

Medsos

No Result
View All Result

Copyright ©2026